Skip to main content

Melali ke Serangan (Jalan-jalan ke Serangan)

Hello readers :)

Melali ke Serangan, ya itulah judul posting kali ini yang menggunakan bahasa Bali artinya jalan - jalan ke Serangan. Sebelum bercerita ala karangan anak SD, kita belajar Geografi dulu yuk! :)

source tourdebali.com

Serangan adalah sebuah kelurahan dan pulau yang berada di wilayah Kecamatan Denpasar SelatanKota Denpasar, Provinsi BaliIndonesia. Pulau yang terletak 500 meter di sebelah selatan pusat kota ini memiliki memiliki panjang maksium 2,9 km dan lebar 1 km.
Pulau ini banyak dikenal akan kura-kuranya dan terhubung ke Pulau Bali melalui jembatan.
Di pulau ini terdapat Pura Sakenan, 1 dari 6 pura paling suci di Bali. Di samping itu, terdapat komunitas Muslim darisuku Bugis yang sudah lama menetap di pulau ini. (source https://id.wikipedia.org/wiki/Serangan,_Denpasar_Selatan,_Denpasar)

Ciri khas dari pulau Serangan yaitu hutan Bakau, ikan bakar, Pura Sakenan, penangkaran penyu, bumi perkemahan Serangan, dan  pantai Serangan yang memiliki fasilitas wisata lainnya. Saat ini akses ke Pulau Serangan lebih mudah karena adanya reklamasi, kata temanku. Dahulu, jika masyarakat Hindu ingin melakukan Dharma Yatra ke Pura Sakenan menggunakan jukung atau perahu tradisional untuk sampai ke pulau ini. Kini cukup dengan kendaraan pribadi dan waktu kurang lebih 30 menit dari pusat kota (perkiraan dari rumahku, di Monang - Moning, Denpasar Barat).

suasan jalan awal masuk pulau Serangan



Sejak SMA, di SMA Negeri 5 Denpasar. Hehehee...ini pertama kalinya ya aku cerita aku sekolah dimana :) Jadi ya, daerah Denpasar Selatan mulai dari Sesetan, Panjer, Sidakarya, Renon, Sanur, Suwung Kangin, dan sekitarnya sedikit tidaknya tau:) Apalagi dagang - dagang tipat cantok dan rujak di Sesetan dan Sidakarya tau banyak lah.

Aku punya temen di kelas namanya Mahindri, ehmm...kita ber-7 ya temen level Sahabat baiklah, akrab, saling menertawakan satu sama lain, berkunjung ke rumah satu sama lain, kita sering banget bahas masa depan (?) no masa lalu, masa lalu lupain aja. Dia aja lupain kamu, kamu ngapain nginget mulu, MOVE ON dek, masih banyak materi pelajaran yang harus dipelajari, kurikulum 2013 itu berat dek, inget belajar, patuhi nasihat orang tua dan guru. Biaya sekolah mahal, masa kamu galau ngga berkualitas.  Baca dek, ngertiin, pahami dek.
Wwkkkkk... :D #emangBener #biarinAlay #KakakCurhatDek #NasihatDek



Nah Mahindri ini udah pernah aku ceritain waktu bahas Venon Hair Vitamin kan. Dia orang asli Serangan, jadi ya kalo jalan - jalan ke Serangan ngga khawatir lah. Jadi kalo lagi jalan - jalan ke sana dan ngga bawa uang bisa minta ke Mahindri, ya ngutanglah ntar pas graduation di ganti wkkwkk :D
Ah jangan bahas graduation dulu..., masih pingin jalanin masa SMA :)
Udah 3 tahun ini, kalo ke Serangan ngerasa punya tujuan yang pasti (?) Karena punya temen di sana kali ya :) malah ada 1 lagi temen dari Serangan, dia cowok. Akrab, lumayanlah.

Jumat, 2 Oktober 2015 sekitar jam 16.00 aku ke Serangan, eh...Tapi aku ngga sendiri, kakak ngga suka sendiri dek hahahha :D

Ada Gita, jadi bertiga deh jalan - jalannya.
Pertama kita berdua jemput Mahindri, kedua ngobrol - ngobrol cantik di rumahnya Mahindri, ketiga prepare all of the equipment for Trip, ke empat, kelima, keenam....kita ke pantai.
Ekspektasiku ke pantai Serangan, eh ngga. Ternyata ke laut, tapi airnya lagi surut.


Nah ini style kita, ala-ala tourist Korea gitu ya.
Nah udah gitu, tebak kita ngapain ?


Ya! Kita mencari kerang :)
Sebenernya sih yang lebih sibuk cari kerang itu Gita.

Gita


Aku sama Mahindri sih foto - foto,







Banyak banget biota laut yang aku temui. Maklum deh jarang main ke laut, sekalinya main langsung kepo. Aku ketemu binatang sponge, rumahnya kepiting, kerang hijau, keong laut,  dan lainnya  yang sebelum itu hanya aku jumpai pada buku Biologi SMP dan di acara Si Bolang.
Iya buku Biologi SMP. Karena ngga mungkin SMA jurusan IPS pelajarannya dapet Biologi kan.

Ada nih binatang yang ngga pernah baca di buku Biologi SMP dan belum pernah liat di Si Bolang juga. Apa ya namanya ?



Abis foto-foto itu bantuin lagi cari kerang, terus foto-foto lagi, Begitu seterusnya sampe 2 jam berlalu cari kerang, dapet dikit, satu kilo juga ngga ada =.= Tapi senengnya dapet :)

Akhirnya aku sama Gita tidak memutuskan untuk membawa pulang ke rumah hasil kerang hari itu karena kita sama - sama ngga ngerti cara memasak kerang. Akhirnya Mahindri yang bawa kerangnya, entah mau dimasak atau ngga. Kalo dimasak ya kita minta yang udah jadi makanan aja :)

Pulangnya kita bertiga foto - foto dulu :)
btw itu tas plastik di bawah, bukan sengaja sembarangan di buang. Tapi wadah untuk hasil kerang yang kita dapat.
Sekian klarifikasi saya, untuk menghindari tuduhan perusakan lingkungan. :)




Quality time sih yang aku rasain. Walaupun kita bertiga sekelas, tapi ngga tiap waktu di kelas kita bisa ngumpul - ngumpul. Apalagi aku ngga duduk satu deret bangku sama mereka. Ngga bisa rumpi - rumpi cantik #Alay Ha!
Tapi paling ngga kita ke kantin bareng - bareng, kalo lupa bawa uang jajan ya pinjem dulu besok balikin. Kalu meminjam barang-barang itu,  ya inget balikin. :)


Eh....akhirnya di tahun 2015 ini aku ketemu bintang laut yang asli, bukan khayalan.




Itu deh cerita jalan - jalan kemarin.
Amanat yang dapat diambil dari cerita kali ini,

Life is so Hard.
YOLO "You Only Life Once"
  • Hargai waktu bersama orang - orang yang kalian cintai. 
  • Menjadi diri sendiri untuk dicintai.
  • Jangan meminta untuk dicintai tapi berusahalah agar tidak dibenci. 
  • Hargai apa yang kita dapatkan, seperti menghargai masakan kerang bakar yang dibeli dari restaurant. Mungkin sepasang kerang terasa sedikit bagi kita. Tetapi ketahuilah, mencari kerang di antara surutnya air laut itu tidak mudah :( Pantes deh harganya mahal
  • Hargai lingkungan. Karena kita hidup di lingkungan. Bersyukur masih diberi udara yang bersih, air mengalir bersih dan sehat, tempat tinggal yang bersih dan nyaman. 
Pohon - pohon Bakau di salah satu sudut pulau Serangan



Post kali ini banyak alay-nya ya, maklumin aja. Tapi aku berusaha memaknainya, tanpa bermaksud menggurui. Karena aku masih perlu guru-guru yang bisa mendidik dan mengajarkan apa yang harus dimengerti dari hidup ini.

Nah, aku juga photoshoot untuk next review about Mineral Botanica Face Mist, berlatar belakang pasir pantai.


Tunggu review aku di post selanjutnya :)

See you soon ^^

Comments

Popular Posting

REVIEW : Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm

Hi readers,
Februari datang, finally selesai UAS. Dan itu artinya Diah libur sebulan deh :) Well, sebenernya ngerasa agak kikuk plus mager dengan balik nulis di blog. Selama ini ada banyak sih produk yang bisa aja aku review, tapi selain punya kesibukan di kampus ada juga rasa malas menulis di blog hehhhe
Nah supaya ngga makin malas, aku mulai hari ini dengan menulis review yang ringan-ringan aja seringan lip balm.
Aku balik cerita ke jaman SMA deh, 2013. Waktu itu kan lip tint dan lip cream belum terlalu banyak ada. Terus juga mana berani anak SMA saat itu make lip tint/lip cream ke sekolah, yang ada ditegur guru nanti, kan malu hehhe Jadi, waktu itu pake lip balm yang berubah warna jadi pink kayak lip ice gitu, udah sangat keren pada masanya. Aku juga dulu cuma make lip ice sih hehhe
Lalu, di akhir 2018 kemarin, Wardah pun mengeluarkan produk yang bernama Wardah Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm. Entah kenapa aku langsung tertarik pingin beli karena ngerasa cukup bosan pake lip…

REVIEW : Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover

Hi readers,  Itu dia video tutorial make up aku di YouTube. Sedikit mencoba menjadi "beauty vlogger" katanya jagat internet. Ya dicoba saja, siapa tau tutorialnya berguna hehhee
Seperti yang kalian lihat pada video, pada saat itu aku memiliki bekas jerawat dan kemerahan pada wajah. Tentunya amat sangat mengganggu ketika ingin tampil dengan kulit mulus tanpa noda. Dan ngga mungkin dong pakai sunlight supaya "bersih tanpa noda" Oke ini terlalu memaksa humornya saudara-saudara :D Maklum lah akhir-akhir ini terlalu sering bawaan serius dari mulai nge-OSPEK mahasiswa baru dan kegiatan kepanitiaan lainnya. "Yah kamu sih, ngapain repot-repot amat ikut begituan di kampus? Mending diem aja ngeVlog atau seringin lagi blogging."
Oke ini tahap curhat =.=  Nanti deh Diah cerita bagaimana menikmati setahun menjadi mahasiswa, tentunya pada judul posting berbeda :)
Oke kita ke topik utama, akan mereview Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover. 

Rias Tari Bali (Part II di tahun 2016)

Bali terkenal akan seni yang menjadi ciri khas budaya yang membuatnya tersohor hingga ke mancanegara. Salah satunya seni tari. Tari Bali memiliki ciri khas diantara tarian daerah lainnya di Indonesia. Mulai dari gerakan yang dinamis, musik pengiring yang penuh semangat menggelora, hingga tema tarian mulai dari manusia, flora, hingga fauna. Kostum dan riasan tari Bali pun memiliki pakem tersendiri. Terutama riasan wajahnya yang paling menonjol pada bagian mata. Perpaduan 3 warna utama eyeshadow yaitu merah, biru, dan kuning. Serta bentuk alis yang tebal disesuaikan dengan karakter tari tersebut.
Kali ini, Diah's Blog sangat tertarik untuk membahas "Rias Tari Bali" yang sumber informasinya dari pengetahuan pribadi dan bertanya dengan penari Bali atau disebut pragina (dibaca pregine).

Pertama Diah bahas soal produk-produk tata rias yang digunakan pada Rias Tari Bali.

1. Foundation
Biasanya sih merk foundation yang terkenal dipakai para penari Bali adalah Cryolan…

REVIEW : Himalaya Purifying Neem Scrub

Hallo semua, apa kabar?

Ini first review di bulan Desember :)
Btw, review kali ini tentang Himalaya Purifying Neem Scrub, kayaknya udah banyak dibahas sama Beauty Blogger lainnya, terakhir lihat di dashbor blog, nat nat the cat udah review juga, bahkan variannya lebih lengkap.

Padahal awal beli aku maunya review, tapi tertunda terus. Belinya awal bulan November
Tapi ya udah sekarang aku review,


Aku tahu produk ini dari iklan tv dan karena AyuDamay di BBM dia bilang, "Eh kemarin aku liat Himalaya di supermarket T**** lho!"
Pas itu bayanganku, Himalaya yang dimaksud adalah Garam Himalaya yang pernah direview sama Kak Ai Ni dan Kak Eve di blog mereka.

Keesokan harinya,di supermarket aku bingung kok ngga ketemu garam Himalaya =.=?
Eh pas nanya AyuDamay lagi, yang dia maksud adalah Himalaya Purifying Neem Scrub T.T


REVIEW : Viva Perfect Matte Lip Color (Lipstick Matte Terbaru dari Viva Cosmetics)

Hi readers,  Kalau kalian sudah mengikuti blog aku dari zaman aku SMA, pastinya ngga asing demgan review produk dari Viva. Dari SMA kelas 1 aku sudah punya 5 lipstick Viva yang kemasannya biru dongker itu. Viva punya kurang lebih 53 warna untuk seri lipstick yang terdahulu itu lho! Mau cari warna apa aja ada, tapi lipstick yang hasilnya satin finish look/glossy finish kayaknya di masa kini kurang kece ya ?
Hmm, semua terjadi ketika lipstick matte dan lip cream makin terkenal. Kalian melupakan lipstick model lama itu girls ? Wwkwkkk jadi drama deh
Namanya lipstick matte hasilnya lebih kalem ya tanpa efek glossy terus juga lebih awet (tanpa makan dan minum). Nah, untuk itu Viva Cosmetics hadir dengan produk lipstick matte-nya ! YEY!!! Pertama kali lihat di instagram @viva.cosmetics kalau mereka mau launching produk ini aku langsung pesan lewat online shop resmi mereka di www.vivacosmetics.com .
Seminggu yang lalu aku beli 3 shade dari Perfect Matte Lip Color yang merupakan produk kelua…