Skip to main content

Gelang Tri Datu dan Orang Bali

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang Bali, khususnya fenomena sosial yang terjadi di sekitarku. Tentunya dengan gaya bahasaku, biar ngga bosen aku perlihatkan gambar - gambar juga. Sebelumnya, aku mau menjelaskan jika artikel ini tidak ingin menyinggung pihak - pihak tertentu. Karena materi artikel ini terkait kepercayaan Hindu dan budaya Bali, aku berharap tidak ada perselisihan karena perbedaan keyakinan :)


Om Swastiastu
          Jika kalian pendatang, pernahkah memperhatikan pergelangan tangan kanan orang Bali? 
Rata - rata kalian akan melihat gelang dari benang berwarna putih atau gelang tiga warna. Masyarakat Hindu Bali memiliki makna khusus dari warna-warna gelang yang digunakan pada upacara dan upakara. Umumnya masyarakat Bali menggunakan gelang putih yang digunakan pada otonan, disematkan di rambut dan setelah itu diikatkan pada pergelangan tangan kanan si pemiliki otonan. Otonan adalah peringatan hari kelahiran secara tanggal Bali tiap 6 bulan sekali.

Upacara Otonan di Bali (dokumen pribadi)

gelang tridatu dan gelang otonan (putih)


Sedangkan, gelang 3 warna yang terdiri dari merah, putih, dan hitam disebut gelang tri datu. Berasal dari dua kata yaitu, tri artinya tiga (3) dan datu artinya raja/Dewa.
Ketiga warna tersebut merupakan lambang dari Dewa Tri Murti. Merah adalah lambang Dewa Brahma (pencipta), hitam adalah lambang Dewa Wisnu (pemelihara) dan putih adalah lambang Dewa Siwa (pelebur).

Dewa Wisnu - Dewa Siwa - Dewa Brahma


Sejarah Benang Tri Datu

        Sejarah tentang gelang benang Tridatu berawal pada abad ke-14 sampai 15, ketika Dalem Waturenggong menjadi raja di Bali, akhirnya Patih Jelantik diutus untuk menundukkan Dalem Bungkut (putra raja Bedahulu). Dan ketika Patih Jelantik berhasil menaklukkan Dalem Bungkut, terciptalah sebuah kesepakatan bahwa kekuasaan Nusa diserahkan kepada Dalem Waturenggong (Bali) begitu pula rencang dan ancangan Beliau (Ratu Gede Macaling) dengan satu perjanjian akan selalu melindungi umat Hindu/masyarakat Bali yang bakti dan taat kepada Tuhan dan leluhur, sedangkan mereka yang lalai akan dihukum oleh para rencang Ratu Gede Macaling.
Bila Beliau akan melakukan tugasnya maka Kulkul Pajenanengan yang kini disimpan dan disungsung di Puri Agung Klungkung akan berbunyi sebagai pertanda akan ada malapetaka atau wabah. Maka gelang benang Tridatu digunakan sebagai simbol untuk membedakan masyarakat yang taat atau bakti dengan masyarakat yang lalai atau tidak taat. Seiring berjalannya waktu dan perubahan dari jaman ke jaman maka hingga saat ini gelang benang Tridatu digunakan sebagai identitas dari umat Hindu khususnya di Bali
          Biasanya gelang Tri Datu diperoleh setelah nangkil (Sembahyang) ke pura atau ada karya (upacara) khusus. Dalam Panca Yadnya penggunaan gelang Tri Datu memiliki makna tersendiri. Misalnya pada Manusa Yadnya, gelang Tri Datu simbol dari panugraha (anugerah) dari Ida Sang Hyang Widhi. Namun, 2 tahun belakangan ini gelang Tri Datu dapat dibeli bahkan dengan hiasan perak/alpaka dan batu rambut sedana.

Apakah kesakralan gelang Tri Datu yang diperjual belikan berbeda dengan yang diperoleh dari nangkil atau upacara Yadnya ?
         
Gelang tridatu berhiaskan batu rambut sedana merupakan jenis gelang tridatu
yang dapat dijumpai pada toko accsesoris maupun di online shop
           Aku pun tidak dapat mengatakan "iya" atau "tidak". Tapi kembali lagi pada pemaknaan masing - masing orang. Jika kita memahami apa makna dari hal yang kita gunakan, kita akan otomatis memperlakukan benda tersebut spesial.
                Jika memperoleh gelang Tri Datu dari nangkil ke pura, tentu akan merasakan bahwa gelang ini anugerah dari Tuhan dan lebih istimewa memperlakukannya. Seperti tidak sembarangan menaruhnya. Dan saat melihat gelang pun, secara tidak langsung menjadi teringat pada pura nunas (meminta) gelang tri datu tersebut. Dan ini mengena pada ajarah Tri Hita Karana yaitu Parahyangan (hubungan manusia kepada Ida Sang Hyang Widhi).

gelang tridatu yang diperoleh dari Pura
                Namun, jika kita membeli gelang tersebut kita tidak memiliki kenangan khusus. Hanya saja design gelang Tri Datu yang kita beli lebih bagus karena tidak hanya polos benang begitu saja, tetapi ada ukiran perak/alpaka dan batu rambut sedana yang cantik.
Hal baiknya adalah kita membantu perputaran perekonomian khususnya UKM pengrajin - pengrajin perak lokal. Juga mengena dengan ajaran Tri Hita Karana yaitu Pawongan (hubungan baik manusia kepada sesama).
empat orang remaja menunjukan gelang tridatu yang digunakan
Gelang Tri Datu seakan menjadi identitas masyarakat Hindu Bali. Di jaman modernisasi seperti saat ini, identitas orang Bali yaitu nama depan Putu, Made, Komang, Ketut mungkin sedikit bercampur dengan nama - nama modern. Jika ragu menebak orang Bali atau bukan karena nama. Maka kita dapat melihat pergelangan tangan mereka ada gelang Tri Datu atau tidak ?
Jika ya. Pastinya orang itu adalah orang Bali.

Saat kecil, aku ingin sekali menggunakan gelang Tri Datu. Karena saat kecil belum tahu apa makna gelang Tri Datu dan sifat anak - anak adalah penasaran dengan hal - hal baru. Ibu juga tidak mau sembarangan mengijinkan aku saat itu menggunakan gelang Tri Datu yang aku lilit sendiri dari benang wol.
Kata Ibu, "Benang Tri Datu itu tidak sembarangan, dapatnya dari nangkil ke pura."
Sekarang, aku pun menggunakan gelang Tri Datu yang diperoleh dari Pura :)
Tentunya senang sekali dan hilang sudah rasa penasaran masa kecil. hehhee...
Bagiku, gelang Tri Datu tidak bisa seutuhnya disebut sebagai jimat. Karena semua itu tergantung perbuatan manusia yang memakainya. Makna penggunaan benang Tri Datu adalah aktualisasi dari Ida Sang Hyang Widhi meliputi Dewa Tri Murti, Tri Pramana yang dimiliki manusia sebagai mahluk mulia karena memiliki sabda, bayu, idep. Terkait Tri Kaya Parisudha (kayika yaitu berbuat baik, wacika yaitu berkata baik, dan manacika yaitu berpikir baik), Tri Hita Karana (pawongan, palemahan, dan parahyangan).
Menggunakan gelang Tri Datu bermakna kita senantiasa ingat pada Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi) dengan cara mematuhi ajarannya, menjauhi larangannya.
Memaknai hidup ini yang terdiri atas penciptaan dari Tuhan, memelihara kehidupan agar senantiasa Dharma (kebaikan) dan Shanti (damai), kelak semua hal duniawi ini akan berakhir dan kembali pada Sang Pencipta.  Intinya ingat pada Tuhan karena Beliau adalah inti sari kehidupan ini.

Om Shanti, Shanti, Shanti, Om

Sumber data :

  • Sejarah benang Tri Datu (dikutip dari http://inputbali.com/sejarah-bali/sejarah-gelang-benang-tridatu-di-bali)
  • Pemaknaan benang Tri Datu (http://majalahhinduraditya.blogspot.co.id/2012/11/tri-datu-jalinan-benang-penuh-misteri.html)


Comments

Popular Posting

REVIEW : Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover

Hi readers,  Itu dia video tutorial make up aku di YouTube. Sedikit mencoba menjadi "beauty vlogger" katanya jagat internet. Ya dicoba saja, siapa tau tutorialnya berguna hehhee
Seperti yang kalian lihat pada video, pada saat itu aku memiliki bekas jerawat dan kemerahan pada wajah. Tentunya amat sangat mengganggu ketika ingin tampil dengan kulit mulus tanpa noda. Dan ngga mungkin dong pakai sunlight supaya "bersih tanpa noda" Oke ini terlalu memaksa humornya saudara-saudara :D Maklum lah akhir-akhir ini terlalu sering bawaan serius dari mulai nge-OSPEK mahasiswa baru dan kegiatan kepanitiaan lainnya. "Yah kamu sih, ngapain repot-repot amat ikut begituan di kampus? Mending diem aja ngeVlog atau seringin lagi blogging."
Oke ini tahap curhat =.=  Nanti deh Diah cerita bagaimana menikmati setahun menjadi mahasiswa, tentunya pada judul posting berbeda :)
Oke kita ke topik utama, akan mereview Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover. 

REVIEW : Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm

Hi readers,
Februari datang, finally selesai UAS. Dan itu artinya Diah libur sebulan deh :) Well, sebenernya ngerasa agak kikuk plus mager dengan balik nulis di blog. Selama ini ada banyak sih produk yang bisa aja aku review, tapi selain punya kesibukan di kampus ada juga rasa malas menulis di blog hehhhe
Nah supaya ngga makin malas, aku mulai hari ini dengan menulis review yang ringan-ringan aja seringan lip balm.
Aku balik cerita ke jaman SMA deh, 2013. Waktu itu kan lip tint dan lip cream belum terlalu banyak ada. Terus juga mana berani anak SMA saat itu make lip tint/lip cream ke sekolah, yang ada ditegur guru nanti, kan malu hehhe Jadi, waktu itu pake lip balm yang berubah warna jadi pink kayak lip ice gitu, udah sangat keren pada masanya. Aku juga dulu cuma make lip ice sih hehhe
Lalu, di akhir 2018 kemarin, Wardah pun mengeluarkan produk yang bernama Wardah Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm. Entah kenapa aku langsung tertarik pingin beli karena ngerasa cukup bosan pake lip…

REVIEW : Viva Perfect Matte Lip Color (Lipstick Matte Terbaru dari Viva Cosmetics)

Hi readers,  Kalau kalian sudah mengikuti blog aku dari zaman aku SMA, pastinya ngga asing demgan review produk dari Viva. Dari SMA kelas 1 aku sudah punya 5 lipstick Viva yang kemasannya biru dongker itu. Viva punya kurang lebih 53 warna untuk seri lipstick yang terdahulu itu lho! Mau cari warna apa aja ada, tapi lipstick yang hasilnya satin finish look/glossy finish kayaknya di masa kini kurang kece ya ?
Hmm, semua terjadi ketika lipstick matte dan lip cream makin terkenal. Kalian melupakan lipstick model lama itu girls ? Wwkwkkk jadi drama deh
Namanya lipstick matte hasilnya lebih kalem ya tanpa efek glossy terus juga lebih awet (tanpa makan dan minum). Nah, untuk itu Viva Cosmetics hadir dengan produk lipstick matte-nya ! YEY!!! Pertama kali lihat di instagram @viva.cosmetics kalau mereka mau launching produk ini aku langsung pesan lewat online shop resmi mereka di www.vivacosmetics.com .
Seminggu yang lalu aku beli 3 shade dari Perfect Matte Lip Color yang merupakan produk kelua…

Rias Tari Bali (Part II di tahun 2016)

Bali terkenal akan seni yang menjadi ciri khas budaya yang membuatnya tersohor hingga ke mancanegara. Salah satunya seni tari. Tari Bali memiliki ciri khas diantara tarian daerah lainnya di Indonesia. Mulai dari gerakan yang dinamis, musik pengiring yang penuh semangat menggelora, hingga tema tarian mulai dari manusia, flora, hingga fauna. Kostum dan riasan tari Bali pun memiliki pakem tersendiri. Terutama riasan wajahnya yang paling menonjol pada bagian mata. Perpaduan 3 warna utama eyeshadow yaitu merah, biru, dan kuning. Serta bentuk alis yang tebal disesuaikan dengan karakter tari tersebut.
Kali ini, Diah's Blog sangat tertarik untuk membahas "Rias Tari Bali" yang sumber informasinya dari pengetahuan pribadi dan bertanya dengan penari Bali atau disebut pragina (dibaca pregine).

Pertama Diah bahas soal produk-produk tata rias yang digunakan pada Rias Tari Bali.

1. Foundation
Biasanya sih merk foundation yang terkenal dipakai para penari Bali adalah Cryolan…

REVIEW : Wardah BB Lightening Cake Powder

Hi readers, apa kabar?
Aku baik :) Tapi lagi pusing karena kurang libur =.= Tapi bersyukur diberikan kesehatan :)
Semoga kalian baik-baik saja ya, rasanya sudah 1 bulan lebih aku jarang blogging. Karena suatu kesibukan jadi jarang deh hmm...
Oke kalo gitu aku bakal review salah satu produk baru dari Wardah yang lagi banyak dicari reviewnya oleh para beauties yaitu Wardah BB Lightening Cake Powder.
Sebelumnya aku sudah pernah coba Wardah Two Way Cake Light Feel, sekarang karena penasaran dengan tekstur dan bagaimana kemampuan meng-cover noda pada wajah dari Wardah BB Lightening Cake Powder. 
Oiya ini bukan produk sponsor ya, tapi benar-benar aku beli dengan uang sendiri karena saking penasarannya dengan produk ini. Awalnya aku membayangkan kalau bedak ini lembut selembut-lembutnya, kayak gampang rapuh kalo dicolek-colek, Tapi apa seperti itu ? Yuk deh sekarang kita review aja ya :)



Wardah BB Lightening Cake Powder memiliki 3 shade yaitu 01 Light, 02 Sheer Pink, dan 03 Natural.

Pada wak…