Saat Berpikir "Aku Bisa Apa?"

Hari demi hari adaptasi di lingkungan kampus. Mulai dari ikut lomba yang diadakan sampai mencoba melupakan masa lalu #cieee ini hanya kiasan, percayalah
Hmm...ditambah jadi anak kos. Walaupun jarak rumah di Denpasar ke Jimbaran cuma 45 menit, kalau lalu lintas lancar. Ya...1 jam lah kalau macet.
Kost yang sangat nyaman, uang jajan yang sangat cukup. Semua kebutuhan tercukupi. Kurang apa lagi ?
Ditambah teman kelas yang juga ramah. Harusnya aku bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus dong ?

Ya, aku bisa bergaul dengan teman-temanku tapi, aku belum sepenuhnya menemukan passion. Mungkin juga terlalu dini untuk menemukannya ?



Well, aku terlalu terpaku untuk "ikut" menjadi seperti si ini, si itu karena menurutku menjadi seperti mereka itu awesome. Semua pengaruh social media. Aku baru sadar kalau terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain dan lupa untuk upgrade my self.


Balik ke Denpasar, ketemu lagi dengan "habitat" lama yang sangat nyaman, bahkan aku curiga sepertinya aku belum bisa terlalu jauh dari zona nyamanku di Denpasar.


Aku terlalu sibuk berpikir untuk menjadi seperti si dia, yang ahli membuat karya tulis, aku terlalu sibuk memperhatikan si itu yang sibuk dengan aktivitasnya keluar kota sebagai delegasi, dan lagi-lagi aku lupa. Lupa untuk ikut menyibukan diri untuk mencari passion dan meningkatkan lagi passion sebelumnya.

Lagi galau sibuk berpikir aku harus ngapain biar ngga bosen kayak gini. Btw, sebenarnya ada 2 makalah yang harus dipresentasikan minggu depan dan tugas-tugas lainnya tapi, aku masih bilang bosen. "Why am i not going to make the tugas ????"

Lagi-lagi, aku bukan tipe orang yang mengerjakan sesuatu karena terpaksa tapi harus mood, tapi ada pengecualian untuk sesuatu yang sudah aku putuskan bahwa aku harus berada di sana. Walaupun ngga mood sekalipun, aku pasti kerjakan.

Ini baru permulaan kuliah di semester 1 sih, ya masih ada 8 semester panjang kedepannya.

Hidup memang perlu cita-cita, tapi lebih banyak berpikir dibanding berupaya membuat rencana menjadi nyata. Bukanlah cara yang tepat.

Aku hampir lupa, waktu SMA itu waktu nyaman buat aku.
Yang aku pikirin awal SMA adalah, "Nanti aku kuliah mau lanjut di bidang Ekonomi-Akuntansi (spesifik lagi Perpajakan), pokoknya SMA ini aku harus dapetin pengalaman untuk meningkatkan diri."

Ngga punya rencana mau ikut extrakulikuler apaan. Diajakin masuk club softball, ayukkk.
Eh ternyata seru, keterusan. Tapi, berhenti karena keterbatasan waktu dan kata ortu "cukup dulu ya di bidang olahraganya."
Hmm, kalo boleh di kampus ada UKM Softball, aku pingin ikut lagi :)

Jadi... aku lupa mau lanjutin cerita apa lagi hehhe
Waktu awal buat post ini aku lagi galau, nah sekarang galaunya hilang . Lupa deh mau cerita pa :D

kapan-kapan kalau sudah ingat aku sambung ya :)

Akhir kata, aku tutup dengan "Saat galau, jangan dipikirin kenapa galau ? Tapi coba deh cari hal-hal yang kamu suka, bertukar pikiran dengan orang lain, inget lagi visi misi sebelulmnya, sekarang aku mau editing video dulu  untuk next posting.... "

see you soon

Popular Posts