Skip to main content

Jatuh Cinta dengan Sheet Mask

Hi readers,

Hari Minggu gini enaknya ngapain sih?
Coba tulis komen ya, aku pingin tau deh :) *anakanyakepobanget

Oiya sebulan terakhir ini aku kepo banget sama sheet mask. Padahal sheet mask bukanlah trend skin care yang baru. Sheet mask adalah salah satu bentuk masker kecantikan. 

Secara umum ada 4 bentuk masker kecantikan yaitu :

Masker bubuk
Masker bubuk adalah trend masker tradisional. Pengguna perlu mencampurkan bubuk masker dengan air mawar atau air biasa. Baru kemudian mengoleskannya ke wajah dengan kaus atau jari. Tunggu kering kemudian bilas.

Masker Krim
Ini adalah bentuk praktis dari masker bubur. Tinggal oles ke wajah lalu tunggu kering kemudian bilas.

Masker Gel/Peel Off Mask
Masker jenis ini sangat praktis bahkan sangat membantu untuk proses pengelupasan kulit. Sebaiknya digunakan selang waktu 7 hari pada tiap penggunaannya dan jangan bersamaan dengan scrubbing. 

Masker kain/Sheet Mask
Masker satu ini yang akan kita bahas. Karena selain praktis juga menjadi trend karena kandungan serum yang ditambahkan dalam kandungan produknya dan dipercaya serum ini dapat membantu kulit lebih lembut, terasa kenyal, dan sehat.
Masker ini berbentuk kain yang lembut dan tipis yang bentuknya ada lubang untuk mata, hidung, dan bibir. Dan ciri khas sheet mask terletak pada essence atau cairan masker yang melimpah. Kalian bisa mengoleskannya pad aleher, kaki, dan tangan lho! Jadi, semua kulit mendapat perawat ngga hanya wajah :)

Sebelumnya aku ingin menyampaikan jika produk yang aku sebut dalam posting ini bukanlah sponsor namun, aku beli dengan uang sendiri. Ya, sharing pengalaman aja. Siapa tau kalian lagi cari-cari masker terutama sheet mask :)



Kali ini aku mau bahas lebih banyak tentang sheet mask.
Terkenalnya sheet mask tidak lepas dari trend kecantikan Korea Selatan. Negeri ini terkenal dengan produk skin care yang ramah untuk kulit salah satunya sheet mask. Makin mudahnya impor ekspor barang saat ini membuat produk-produk sheet mask Korea Selatan mudah kita jumpai di Indonesia. Salah satunya brand Innisfree.
Ada berbagi varian mulai dari green tea, tea tree, cucumber, madu, pomegranat, aloe vera, lemon, dan banyak lagi. Tidak hanya Innisfree ada juga brand Tony Moly, Nature Republic, The Face Shop, Esfolio, dan lainnya.




By the way, kalau kalian searching di internet "Sheet Mask Indonesia" tentunya yang kalian dapat adalah sheet mask dari brand Korea. 
Indonesia masa sih ngga punya brand lokal sheet mask ?

Tentu ada. 
Salah satu produk Sheet Mask yang sudah ada di Indonesia, yang aku ketahui yaitu brand NuFace dan Vivelle Colagen.
Tapi yang pernah aku coba baru NuFace dan ternyata bukan produksi di Indonesia tetapi di Korea Selatan dan memang untuk distribusi Indonesia.
Awalnya saat melihat secara sekilas, aku kira NuFace adalah brand Jepang. Setelah membaca lebih dekat, produk ini bertuliskan bahasa Indonesia dan pada bagian informasi produk terdapat keterangan bahwa produk NuFace ini diproduksi oleh C & Tech Corporation untuk PT. Victoria Care Indonesia.
Jadi, bisa dibilang dibuat di Korea kemudian didistribusikan untuk perusahaan produk kecantikan di Indonesia.

Karena masih penasaran, "masa sih ngga ada yang dibuat di Indonesia?
Aku pun ubek-ubek internet dan entah gimana link to website brand La Tulipe (Indonesia's brand local for cosmetic product). La Tulipe ternyata punya produk sheet mask juga :) 


Total dalam sebulan ini aku baru coba sheet mask dari Innisfree dan La Tulipe. Jadi, di posting ini aku review 2 produk aja deh. 




Innisfree Sheet Mask


Aku baru coba varian aloe vera, green tea, cucumber, dan honey.

Pertama kali setelah coba masker ini, rasanya kulit lembut banget dan kenyal. Apalagi yang pertama aku coba adalah varian aloe vera.
Biasanya aku pakai 2 kali dalam 1 minggu dengan rentang waktu 3 hari. Gunakan pada wajah yang sudah dibersihkan dan kering, diamkan selama selama 15 - 20 menit.

Sebenarnya berapa lama sih penggunaan sheet mask? 
Normalnya hanya 15 - 20 menit. Tidak dianjurkan untuk melebihin 20 menit. Jika melebihi maka kelembaban pada sheet mask akan berkurang dan justru menarik kelembaban pada kulit.
Makanya, jangan pakai sheet mask sampai ketiduran ya.

Ukuran sheet mask ini agak lebar di bagian dagu, tapi ngga terlalu masalah sih dan ketebalannya juga pas sehingga essence pun mudah menempel dan menyerap kulit.





Yang aku suka dari Innisfree adalah packaging mereka yang sangat menarik dengan gambar sesuai varian masknya dan tampak begitu nyata. Justru inilah yang mampu membuat orang tertarik membeli dan seakan ngeyakinik lagi kalo ini benar-benar kandungannya dari bahan alami.
Ya, walaupun pasti ada campuran kimianya, tapi overall selama mencoba produk sheet mask Innisfree, aku merasa cocok dan efeknya memang nice!

Sheet mask memang diperuntukan efek shooting atau dapat memberi rasa tenang pada kulit. Nah buat kalian yang habis panas-panasan, ngerasa capek tapi tetap ingin memberi perawatan yang lebih untuk kulit setalah lelah seharian. 
Cuss....tempel aja pakai sheet mask :)
Selain praktis juga efeknya bagus untuk kulit.


Harga Innisfree Sheet Mask sekitar Rp 15.000 - 20.000.

Aku beli di online shop sih, mungkin harga di tempat lain bisa berbeda,
Hati-hati barang palsu ya:)
Saran aku kalau di kota kalian memang ada counter Innisfree, mending beli langsung di sana.





La Tulipe Sheet Mask



Pertama, really excited dengan sheet mask dari La Tulipe karena ini brand lokal. Jadi, aku langsung beli 2 variannya.



  • Brightening Sheet Mask dengan kandungan Red Alga and Cucumber Fruit Extract.
  • Hydrating Sheet Mask dengan kandungan Portulaca Oleracea Extract, Aloe Barbandesis Leaf Extract, and Chamomilla Recutita Flower Extract.

Nah yang pertama aku coba adalah Brightening Sheet Mask. Pertama buka produk ini yang tercium justru aloe vera extract bukan cucumber. Dan benar saja setelah baca lagi bagian komposisinya, varian brightening sheet mask ini juga mengandung Aloe Barbandesis Leaf Extract. Emang Aloe Vera lagi trend kandungan kosmetik di segala brand ya sekarang :)

Pertama kalinya aku coba sheet mask yang didalamnya ada plastik pelindungnya.


Awalnya ngga ngerti kenapa sih ada lapisan plastik pelindung ini. 
Biasanya sheet mask akan menempel ketika lipatannya dibuka. Nah dengan adanya plastik pelindung atau disebut tencel maka, lebih mudah saat membuka lipatan sheet mask.



Cara menggunakan La Tulipe Sheet Mask yaitu :
  1. Pastikan kulit wajah sudah bersih dan kering.
  2. Pertama buka kemasan plastik luar, kemudian buka lipatan sheet mask, lalu lepaskan lapisan plastik pelindung, dan barulah sheet mask ditempelkan pada wajah,
  3. Tunggu hingga 15 - 20 menit. Lalu tepuk-tepuk wajah agar essence pada produk meresap.
  4. Setelah itu lepas sheet mask dari bagian ujung/dahi, dan tepuk-tepuk kembali wajah secara perlahan agar sisa essence meresap pada kulit.

Sayangnya dikemasan belakang produk tidak diterangkan secara lengkap bahwa platik pelindung harus dilepas dahulu sebelum digunakan. Siapa tau aja ada yang ngira tinggal pakai tanpa lepas plastiknya kan =.=


Agak bete sih sama ukuran mask ini yang terlalu sempit di bagian hidung dan mata , agak rada bikin nusuk di mata sih =.=
Dan dari segi tekstur sheet mask ini ketebalan kainnya sesuai dan elastis.

Ngga tau sih apa ini cuma sugesti  dari pemasaran produk atau gimana.
Tapi bener deh, produk ini sangat bermanfaat dan menutrisi kulit bahkan pada saat pemakaian pertama. 


Tapi saranku setelah 1 jam penggunaan, aku merasa perlu membilas kulit. Kemudian dilanjutkan dengan penggunaan serum atau pelembab wajah.

Harga La Tulipe Sheet Mask sekitar Rp 18.000 - Rp 20.000. 
Harga mungkin menyesuaikan dengan tempat kalian membeli produk ini.


Kesimpulannya semua brand sheet mask yang sudah aku review memiliki hasil yang bagus di kulitku. Hasil di tiap kulit orang mungkin berbeda ya.
Tapi untungnya ngga mengalami breakout. Kulitku malah terasa lebih lembab, halus, dan kenyal *udah kayak jelly aja wkkwkkk


Kesimpulannya, 
Sheet mask adalah salah satu bentuk masker, berbahan kain atau kertas yang berisi essence. Efek yang paling terasa dari penggunaan Sheet mask adalah shooting atau menenangkan kulit.
Sheet mask sesuai untuk semua jenis kulit. Namun, agar lebih maksimal sesuaikan variannya dengan kebutuhan kulitmu. 
Untuk hasil yang maksimal gunakan sheet mask secara teratur ya.

Terakhir, TIPS Memilih dan Menggunakan Sheet Mask.
  1. Pilih varian yang sesuai dengan kondisi kulitmu. Misal, jika kulitmu memiliki masalah dengan bekas jerawat maka, pilih varian yang dapat memudarkan bekas jerawat seperti aloe vera.
  2. Hindari sheet mask dengan kandungan alkohol karena dapat membuat kulit kering
  3. Pastikan bahan sheet mask adalah kain yang lentur dan ukurannya pas di wajah, terutama pada bagian dekat mata, hidung, dan bibir.
  4. Jangan terlalu lama menggunakan sheet mask, cukup 15 - 20 menit sesuai intruksi pada kemasan produk.
  5. Paling nyaman gunakan sheet mask di malam hari tapi jangan sampai ketiduran ya, sesuai dengan yang sudah aku sebutkan di atas.



See you soon :)

Comments

Popular Posting

REVIEW : Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm

Hi readers,
Februari datang, finally selesai UAS. Dan itu artinya Diah libur sebulan deh :) Well, sebenernya ngerasa agak kikuk plus mager dengan balik nulis di blog. Selama ini ada banyak sih produk yang bisa aja aku review, tapi selain punya kesibukan di kampus ada juga rasa malas menulis di blog hehhhe
Nah supaya ngga makin malas, aku mulai hari ini dengan menulis review yang ringan-ringan aja seringan lip balm.
Aku balik cerita ke jaman SMA deh, 2013. Waktu itu kan lip tint dan lip cream belum terlalu banyak ada. Terus juga mana berani anak SMA saat itu make lip tint/lip cream ke sekolah, yang ada ditegur guru nanti, kan malu hehhe Jadi, waktu itu pake lip balm yang berubah warna jadi pink kayak lip ice gitu, udah sangat keren pada masanya. Aku juga dulu cuma make lip ice sih hehhe
Lalu, di akhir 2018 kemarin, Wardah pun mengeluarkan produk yang bernama Wardah Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm. Entah kenapa aku langsung tertarik pingin beli karena ngerasa cukup bosan pake lip…

REVIEW : Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover

Hi readers,  Itu dia video tutorial make up aku di YouTube. Sedikit mencoba menjadi "beauty vlogger" katanya jagat internet. Ya dicoba saja, siapa tau tutorialnya berguna hehhee
Seperti yang kalian lihat pada video, pada saat itu aku memiliki bekas jerawat dan kemerahan pada wajah. Tentunya amat sangat mengganggu ketika ingin tampil dengan kulit mulus tanpa noda. Dan ngga mungkin dong pakai sunlight supaya "bersih tanpa noda" Oke ini terlalu memaksa humornya saudara-saudara :D Maklum lah akhir-akhir ini terlalu sering bawaan serius dari mulai nge-OSPEK mahasiswa baru dan kegiatan kepanitiaan lainnya. "Yah kamu sih, ngapain repot-repot amat ikut begituan di kampus? Mending diem aja ngeVlog atau seringin lagi blogging."
Oke ini tahap curhat =.=  Nanti deh Diah cerita bagaimana menikmati setahun menjadi mahasiswa, tentunya pada judul posting berbeda :)
Oke kita ke topik utama, akan mereview Wardah Everyday Luminous Creamy Foundation Extra Cover. 

Rias Tari Bali (Part II di tahun 2016)

Bali terkenal akan seni yang menjadi ciri khas budaya yang membuatnya tersohor hingga ke mancanegara. Salah satunya seni tari. Tari Bali memiliki ciri khas diantara tarian daerah lainnya di Indonesia. Mulai dari gerakan yang dinamis, musik pengiring yang penuh semangat menggelora, hingga tema tarian mulai dari manusia, flora, hingga fauna. Kostum dan riasan tari Bali pun memiliki pakem tersendiri. Terutama riasan wajahnya yang paling menonjol pada bagian mata. Perpaduan 3 warna utama eyeshadow yaitu merah, biru, dan kuning. Serta bentuk alis yang tebal disesuaikan dengan karakter tari tersebut.
Kali ini, Diah's Blog sangat tertarik untuk membahas "Rias Tari Bali" yang sumber informasinya dari pengetahuan pribadi dan bertanya dengan penari Bali atau disebut pragina (dibaca pregine).

Pertama Diah bahas soal produk-produk tata rias yang digunakan pada Rias Tari Bali.

1. Foundation
Biasanya sih merk foundation yang terkenal dipakai para penari Bali adalah Cryolan…

REVIEW : Himalaya Purifying Neem Scrub

Hallo semua, apa kabar?

Ini first review di bulan Desember :)
Btw, review kali ini tentang Himalaya Purifying Neem Scrub, kayaknya udah banyak dibahas sama Beauty Blogger lainnya, terakhir lihat di dashbor blog, nat nat the cat udah review juga, bahkan variannya lebih lengkap.

Padahal awal beli aku maunya review, tapi tertunda terus. Belinya awal bulan November
Tapi ya udah sekarang aku review,


Aku tahu produk ini dari iklan tv dan karena AyuDamay di BBM dia bilang, "Eh kemarin aku liat Himalaya di supermarket T**** lho!"
Pas itu bayanganku, Himalaya yang dimaksud adalah Garam Himalaya yang pernah direview sama Kak Ai Ni dan Kak Eve di blog mereka.

Keesokan harinya,di supermarket aku bingung kok ngga ketemu garam Himalaya =.=?
Eh pas nanya AyuDamay lagi, yang dia maksud adalah Himalaya Purifying Neem Scrub T.T


REVIEW : Viva Perfect Matte Lip Color (Lipstick Matte Terbaru dari Viva Cosmetics)

Hi readers,  Kalau kalian sudah mengikuti blog aku dari zaman aku SMA, pastinya ngga asing demgan review produk dari Viva. Dari SMA kelas 1 aku sudah punya 5 lipstick Viva yang kemasannya biru dongker itu. Viva punya kurang lebih 53 warna untuk seri lipstick yang terdahulu itu lho! Mau cari warna apa aja ada, tapi lipstick yang hasilnya satin finish look/glossy finish kayaknya di masa kini kurang kece ya ?
Hmm, semua terjadi ketika lipstick matte dan lip cream makin terkenal. Kalian melupakan lipstick model lama itu girls ? Wwkwkkk jadi drama deh
Namanya lipstick matte hasilnya lebih kalem ya tanpa efek glossy terus juga lebih awet (tanpa makan dan minum). Nah, untuk itu Viva Cosmetics hadir dengan produk lipstick matte-nya ! YEY!!! Pertama kali lihat di instagram @viva.cosmetics kalau mereka mau launching produk ini aku langsung pesan lewat online shop resmi mereka di www.vivacosmetics.com .
Seminggu yang lalu aku beli 3 shade dari Perfect Matte Lip Color yang merupakan produk kelua…